Wednesday, October 7, 2009

seni mempengaruhi customer dengan Hypnosis dan NLP ...

sekarang metode hypnosis dan NLP sudah berkembang sangat pesat di Indonesia. mulai dari tayangan the master di rcti, lembaga pelatihan hypnosis dan nlp yang semakin membludak serta lahirnya trainer-trainer yang memiliki license baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

dunia marketing pun juga sudah banyak memanfaatkan metode hypnosis & NLP (alam sadar dan bawah sadar, serta penggunaan bahasa). terutama di luar negeri, dimana hampir semua marketer yang sukses dibidangnya dan menulis buku tentang kesuksesannya. menggunakan metode NLP dan Hypnosis. sebut saja Bryan Tracy, Joe Vitale, Anthony Robbins, Robert Kiyosaki, dan masih banyak lainnya.

tapi saya cukup terkejut juga, banyak sales dan marketing handal di Indonesia yang tidak tahu menahu mengenai dunia hypnosis dan NLP.

menurut pikiran saya, mungkin kalau mereka tahu. mereka akan jauh lebih efektif dan efisien. atau memang mereka memang sudah menggunakan teknik2 dan cara Hypnosis dan NLP tanpa mereka sadari. Hanya saja mereka tidak pernah mem "break down" mengapa hal itu bisa terjadi.

--------------


Kebetulan saat ini selain mendalami marketing , saya juga seorang praktisi dibidang holistic healing , yang diantaranya saya juga mendalami bidang NLP & Hypnosis, dan khusus Nlp sendiri alhamdulilah saya sudah memegang sertifikasi internasionalnya ..

jadi dengan back ground yang sudah saya jelaskan tersebut, izinkan saya coba share, sesuai kapasitas saya dan apa yang saya tahu ya ,
dan yang saya share ini merupakan fondasi dasar/ pengetahuan dasar yang harus dipahami dari seni mempengaruhi atau untuk mengarahkan prilaku seseorang atau lingkungan, jadi nlp atau hypnosis menurut pemahaman saya adalah; salah satu tools yang bisa digunakan untuk mencapai tujuan tersebut…..



-----

Untuk bisa mempengaruhi atau mengarahkan prilaku seseorang yang harus dipahami, adalah kita harus bisa melewati filter mental yang terdiri dari deletion, generalisasi dan distortion sehingga pesan atau sugesti yang ingin kita tanamkan bisa masuk ke bawah sadar seseorang.

Dimana pikiran bawah sadar mempunyai fungsi atau menyimpan hal-hal berikut :
1. Kebiasaan (baik, buruk, dan reflex) ;
2. Emosi ;
3. persepsi;
4. kepribadian ;
5. Memori jangka panjang ;
6. Intuisi ;
7. kreativitas ;
8. belief /keyakinan –keyakinan kita dan values /Nilai atau prioritas kita


Dan agar pesan kita tertanam dengan baik sehingga membentuk prilaku dan pada akhirnnya bisa membentuk kehidupan seseorang



ada lima (5) cara untuk bisa melewati filter mental kita, sehingga pesan yang kita tanamkan bisa menjangkau pikiran bawah sadar kita :

1.Melalui pengulangan / repetisi

Bila sesuatu pesan yang dikirimkan secara konsisten atau diulang-ulang terus menerus, maka pesan/sugesti tersebut akan masuk kebawah sadar kita ,dan pada akhirnya bisa mempengaruhi kita dan memebentuk kebiasaan bahkan kehidupan.

Untuk contoh misalnya ; seseorang dikatakan “ tidak berbakat”, “bodoh “ atau kata-kata yang sejenis lainnya yang diberikan orang-orang sekitarnya.
Maka pesan atau sugesti mengenai dirinya berupa label yang diberikan atau dikatakan terus menerus dan berulang secara konsiten dari orang sekitarnya tersebut kemudian menjadi program dalam pikiran bawah sadarnya, dan “terinstall” atau tertanam dengan baik dan akhirnya ia pun menjadi percaya bahwa dirinya adalah label yang diberikan tersebut (“ tidak berbakat”, “bodoh “ atau yang lainnya).
ia kemudian menjadi misal “ tidak berbakat” / atau “bodoh “ sebenarnya bukan karena tidak mempunyai kapasitas untuk menjadi pintar,
tetapi lebih karena pikiran bawah sadar / subconscious mind-nya , telah didikte atau di tanamakan program akan program label tersebut, dalam hal ini misal “bodoh” atau “tidak berbakat”.

contoh lainnya mengenai aplikasi dengan cara repetisi adalah ;yang sangat sering kita temui, setiap briefing pagi dikantor-kantor, yang bersama-sama mengucapka afirmasi / inkantasi (afirmasi yang disertai emosi yang tinggi ) misal setiap kali briefing pagi selalu ditutup dengan inkantasi yang penuh semangat, sambil mengucapkan : "kita bisa, pasti bisa , harus bisa ".
atau setiap pagi dan disaat-saat tertentu banyak yang mengucapkan sambil diulang terus menerus : "tidak ada gagal yang ada hanya masukkan", atau juga versi anthony robbin : "everyday.. getting better, getting healthier , getting richer "


lalu Bagaimana aplikasinya dalam dunia pemasaran , sebenarnya sudah sangat sering kita lihat namun mungkin belum kita sadari ; misal suatu perusahaan membuat brand dan memilih beragam media komunikasi untuk membangun brandnya tersebut, sehingga tercapai yang dinamakan “brand awarenss” atau sampai “ brand recognition” sehingga brand tersebut menjadi top of mind dibenak atau dipikiran bawah sadar / subconcious mind untuk target marketnya …

Bagaimana caranya : perusahaan melakukannya dengan membeli banyak spot iklan dan mengkomunikasikannya secara konsisten dan berulang dan terus menerus (tentunya harus juga dilakukan dengan cara dan strategi yang benar dan efektif) dengan berbagai media yang ada ; misal dengan advertising

lalu dengan strategi advertising, kemudian pemasar menggunakan berbagai media seperti :
Televisi, Internet, Radio, Koran (Nasional & Lokal) , Majalah , Yellow Pages, spanduk, Billboard, Poster, Brochure ,Baliho,Sticker,Hadiah/Gift , sampai Business Card .

Dengan cara tersebut target marketnya kemudian setelah dibombardir atau diberikan sugesti atau pesan secara terus menerus dan konsisten oleh pemasar dan tentunya dengan cara yang benar dan efektif, maka diharapkan pesan tersebut masuk, tertanam dan terinstall dengan baik dipikiran bawah sadarnya/subconscious mind-target market mereka.
Yang pada akhirnya kemudian target marketnya kemudian diharapkan bisa terpengaruh dan melakukan pembelian dan menjadi konsumen dari brand tersebut dan juga pada akhirnya bisa menjadi cutomer yang loyal akan brand tersebut.

2. Pesan /Ide yang disampaikan oleh orang yang dipandang memiliki otoritas :

Bila suatu pesan disampaikan oleh seseorang yang dipandang memiliki otoritas, seorang pakar, seseorang yang pendapatnya kita izinkan untuk kita dengarkan, atau seseorang yang benar-benar kita hormati dan kagumi, maka pesan tersebut akan dapat diterima oleh pikiran bawah sadar dengan lebih mudah.

Beberapa ilustrasi sebagai contoh :
Jika Seorang pimpinan ataupun seorang politikus yang dikagumi memberikan pidato,
Jika seorang pelatih memberikan kata-kata penuh semangat kepada anak didiknya sebelum pertandingan besar dimulai,
Jika seorang yang dianggap pakar/ahli dibidangnya memberikan masukkan,
atau Jika seorang ayah/ ibu yang memberikan nasihat –nasihat terbaik terhadap anaknya.

Tentunya pesan-pesan yang disampaikan oleh orang-orang yang dipandang seseorang/sekelompok orang tersebut memiliki otoritas atau pendapatnya didengar, otomatis pesan-pesan tersebut tanpa disadari akan lebih mudah diterima alam bawah sadar sehingga memberikan efek tertentu dan mempengaruhi tindakan .


Bagaimanakah caranya kita bisa menciptakan otoritas, sehingga pemasar bisa memiliki pengaruh,
Berikut beberapa ilustrasi yang diterapkan dalam dunia pemasaran;

membangun keharmonisan , keakraban / rapport terlebih dahulu dengan target market kita (beberapa sudah dibahas dihalaman sebelumnya oleh shein) karena orang akan cenderung lebih mudah terpengaruh dengan orang yang ia sukai.

Teman saya pernah berbagi satu pengalaman yang menarik dengan saya, mengenai bagaimana ketika ia masih menjabat sebagai sales force disuatu perusahaan dan ia bisa mendapatka penjualan dari salah satu client yang dianggap paling sulit oleh kantornya ketika itu,
yang ia lakukan adalah ketika pertama kali mendatangi tempat clientnya ia tidak membahas apapun mengenai produknya,
namun Ia terlebih dahulu membicarakan topik yang bisa menarik perhatian calon clientnya tersebut, ketika itu yang menjadi topik pembahasan teman saya adalah mengenai gambar yang terpasang didinding toko clientnya tersebut ( gambar dewa kepercayaan clientnya).
Teman saya tersebut bahkan menghabiskan waktu sekitar 2 jam dan berhasil membuat dirinya terlibat perbincangan yang sangat menarik dengan calon clientnya tersebut , dan setelah keharmonisan sudah berhasil terbangun,
bahkan sebelum teman saya menawarkan produknya, calon client tersebut bahkan kemudian menanyakan produk apa yang dijual oleh teman saya. Dan hari itu juga teman saya berhasil menutup penjualannya dengan angka penjualan yang cukup tinggi



Contoh lainnya dalam pemasaran adalah ;
ketika salah satu produk pasta gigi membuat tagline yaitu : “ recommended by dentist / direkomendasikan oleh dokter gigi “ tentunya pendapat dokter gigi yang dalam konteks ini adalah seorang pakar, maka pendapatnya akan lebih didengarkan oleh target market dari produk tersebut .

Strategi marketing yang menunjukkan sebuah komentar positif / testimonial dari client yang memiliki nama besar yang puas akan produk yang telah dikonsumsinya juga merupakan salah satu penerapan bagaimana penerapan strategi ini.

Begitu juga dengan penggunaan endorser atau figur-figur yang sudah dikenal oleh target market dari suatu produk dan memiliki pengaruh pada suatu marketing campaign misal Michael Jackson & pepsi, Michael Jordan & nike, dan juga valentino rossi & Yamaha dan masih banyak lagi.

Dalam nlp sendiri dikenal salah satu tekhnik yang dinamakan reframing content dan reframing context.
Hal ini bisa dimanfaatkan jugadalam aktivitas pemasaran, sebagai contoh dengan content yang sama dari suatu surat yang di tulis dan disusun oleh satu perusahaan dan perusahan tersebut mencoba untuk menerapkan strategi pemasaran direct mail / mengirim surat langsung via pos kepada target marketnya.

maka agar mendapatkan hasil yang lebih optimal bisa dilakukan strategi reframing context artinya dengan pesan yang sama yang ditlis oleh satu perusahaan namun menggunakan context yang berbeda,

artinya daripada mengirimkan surat tersebut atas nama perusahaan maka perusahaan memutuskan untuk menggunakan jasa endorser yang dianggap memillki otoritas dan bisa mempengaruhi target marketnya dengan lebih baik.

satu contoh sebagai ilsutrasi re framing context dengan penggabungan strategi pemasaran direct mail, host beneficiary & endorsemen ;

seorang dokter gigi ingin mendapatkan lebih banyak pasien untuk meningkatkan profitnya,
maka kemudian ia akan mendekati seorang dokter umum kenalannya yang sudah memiliki list daftar jumlah pasien yang cukup banyak,maka dokter gigi kemudian mengajukan penawaran kerjasama dengan cara.;

ia akan membuat dan menyusun sebuah surat yang ia tulis yang isinya merekomendasikan jasa si dokter gigi itu sendiri, dalam surat tersebut kemudian juga menuliskan kelebihan-kelebihan, manfaat, potongan harga ,garansi dan juga penawaran menarik lainnya yang memang benar adanya dan bisa memberikan banyak manfaat bagi calon pasien /target market dari si dokter gigi tersebut.

kemudian si dokter umum hanya cukup membaca , memahami dan kemudian menandatangani surat tersebut atas nama dokter umum tersebut,
sehingga seakan-akan surat tersebut adalah surat yang ditulis sendiri oleh dokter umum tersebut.

lalu atas persetujuan dari dokter umum, maka si dokter gigi mengirimkan surat tersebut kepada daftar nama pasien dari si dokter umum.

Dan kerjasama yang dilakukan adalah dari setiap transaksi yang terjadi atas referensi dari si dokter umum, maka dokter gigi akan memberikan persentase keuntungan yang telah disepakati bersama, sebagai contoh misal dalam hal ini saya ambil angka 25%.

Artinya bila setiap kali direct mail yang dikirimkan kepada calon target market dari sidokter gigi yang diperoleh dari list client si dokter umum menghasilkan 1 penjualan, maka dokter gigi akan mentransfer 25% dari nilai transaksi kepada si dokter umum yang dibayarkan setiap periode tertentu.

Calon-calon client sidokter gigi yang juga merupakan client-client dari si dokter umum, tentunya karena sudah percaya dengan si dokter umum karena jasa yang diberikan sudah memberikan manfaat yang dapat dirasakan bagi clientnya dan dokter umum tersebut juga sudah membangun hubungan yang baik dengan client-clientnya,

maka clientnya secara tidak sadar sudah melihat bahwa si dokter umum selain sebagai seorang pakar, seseorang yang pendapatnya mereka izinkan untuk di dengarkan, seseorang yang dipandang memiliki otoritas, dan bisa mempengaruhi keputusan pembelian bagi mereka, Dan dengan menerima surat yang isinya mereferensikan jasa dari sidokter gigi, maka pesan tersebut akan dapat diterima pikiranbawah sadar mereka dengan lebih mudah, yang pada akhirnya dapat mempengaruhi keputusan pembelian untuk menggunakan jasa si dokter gigi tersebut.


strategi ini sendiri saat ini diindonesia dari yang saya amati juga banyak digunakan oleh para merchant kartu kredit, yang memberikan discount potongan harga tertentu bila membeli produk-produk tertentu bila menggunakan kartu kredit dari bank penerbit kartu tersebut.


bersambung......