Saturday, June 13, 2009

Memaksimalkan profit dengan memahami Tujuan, Prinsip-prinsip, & Media-media Advertising/periklanan

Periklanan termasuk dalam bagian Promotion, terkadang Promotion juga dijadikan suatu bagian penting dalam pemasaran,
jika ingin memperkenalkan suatu produk baru, maka Promotion bisa dijadikan alat untuk mendapatkan Brand Awareness, atau jika dari sebelumnya sudah beriklan, maka Promotion bisa dijadikan Brand Loyaltiness, dan jika tahap tersebut diatas sudah terpenuhi, maka dipastikan akan adanya Interest atau Buying.


mari kita bicara periklanan, secara segar dan menyenangkan, karena jika bicara periklanan tidak akan jauh dari kreatifitas yang unik dan beda dari yang lain.

=====================

ada banyak cara agar produk ataupun jasa kita bisa meraih target market yang tepat sebanyak mungkin / Targeted Traffic.

yang dimana tentu saja sebelum kita mengenalkan produk/jasa kita, maka kita harus memilki terlebih dahulu produk dan jasa yang memiliki kualitas yang baik , sehingga produk dan kualitas yang baik haruslah menjadi prioritas utama sebelum kita mengenalkannya secara massal kepada target market yang tepat.



**************************************************
Make Top Quality A Top Priority

At all times strive for the highest possible quality in the products and services you sell - and also in the work of everyone who works for you! Be unrelenting on that score. If your widgets are great stuff, but your customer reps are impolite, indifferent or not constantly alert to new ways in which they can deliver value to your customers, then you've unwittingly created a "quality" gap in your business, and sales beachhead for your competitors!

I hope that you will resolve to make "high quality" an integral part of your unique selling proposition. In a Marvelous book called "The Start-Up Entrepreneur" wrote that to be a successful entrepreneur, "you must become a service and quality fanatic". it's rated that above almost everything else on a 25-item list of the things that an individual should have to attain business success.

The only requirement that rated ahead of quality were these two absolutely essential attributes :

1. You must develop the ability to see thee needs and wants of others.
2. You must find a market gap.

The best marketing plan in the world will be quickly undermined by poor quality. Chances are your sales efforts will attract new customers, but most, if not all of them, will quickly leave you if their expectations aren't met.

Here's the Main Point :

* If you sell a product, make it the best and most useful product you can create.

* If you sell a service, extend yourself to the absolute maximum.

* If you have a problem, resolve it as equitably and favorably in your customer's behalf as possible.


* When creating ads or promotions, put as much thought, effort and review into them as is humanly possible.


* When everything you do is top-of-the-line quality, you can't help but do better! You can write far more powerful ads and promotions because you've got so much more to build upon.

Likewise, you can accure infinitely more repeat and residual business because you'll have so many satisfied customers and referrals.

And you'll feel so good about yourself and what you're doing, that it will rub off in every contact you ever have with your customers, as well as your employees.
In fact, you'll start demanding so much more out to yourself that a business that may have once been boring will come alive with exciting, self-improved challenge and fulfillment.

Starting today. right now,to make incredible income in your business. put maximum quality into every facet of your business. the payoff could be awesome

**************************************************



hal ini sangat penting agar kita selalu bisa :

Under Promise & Over delivered..

bukan sebaliknya Over Promise under Delivered,
karena kalau sudah begini sama saja penipuan.
dan bisnis yang beroperasi dengan prinsip Over Promise under Delivered tidak akan bisa bertahan lama dan reputasi yang sangat buruk akan lebih cepat tersebar dan diketahui orang banyak!!!

prinsip berikutnya adalah segala sesuatu harus lah bisa terukur, sehingga investasi dalam bentuk marketing campaign kita tidak sia-sia, dan mendatangkan return on marketing Investment seperti yang kita harapkan.

prinsip lainnya yang juga harus sangat diingat adalah, efektifitas dari iklan atau kegiatan campaign itu sendiri/ effective ad .
dan juga segala sesuatunya haruslah ditest dalam skala yang kecil bila berhasil baru dibuat yang lebih besar. (P-D-C-A) misal :
Plan - rencanakan materi iklan yang ada, media apa saja yang akan digunakan & segala elemen yang ada di dalamnya.
Do : test kecil lebih dahulu, salah satunya bisa dengan focus group , untuk mengukur apakah materi yang sudah ada sudah cukup mudah dipahami dan bisa menimbulkan impulse buying/ hasrat untuk melakukan pembelian.
Check : lakukan monitoring efektifitas dari kegiatan yang dilakukan apakah sudah sesuai, apakah ada elemen-elemen dari materi iklan yang perlu dikurangi atau ditambahkan, atau bila perlu dirubah, dst
Act : ambil tindakan untuk perbaikan atau peningkatan efektivitas materi iklan yang ada, lalu bila sudah dinilai optimal maka lakukan dengan media yang lebih banyak dan besar lagi.
kembali ke langkah awal -plan- dan terus ulangi lagi

banyak sekali cara-cara yang bisa kita gunakan agar kita bisa menjangkau target market kita diantaranya :

Trade show, Canvasing/ Booth, Seminar, Joint Venture, Host beneficiary, Agent , On line activity( Web site, blog, social site, e.t.c), Publicity, Press release, Public relation, Tele mArketing, Direct Mail/Catalog, Referrals, sales Force, endorsement dan Juga
ADVERTISING

untuk bagian ini saya akan memfokuskan hanya membahas ;

Bagaimana Memaksimalkan Profit, dengan menggunakan Media-media Iklan/advertising secara optimal.

bila ada rekan-rekan disini yang mau melengkapi penjelasan dari saya, sangat dipersilahkan, agar kita semua mendapatkan pembelajaran yang lebih komperhensif / menyeluruh.

--------------------

Tujuan, Prinsip-prinsip, & Media-media yang bisa digunakan :



# Tujuan dari aktivitas membeli spot iklan / Advertising yang saya pahami adalah :

1. Getting More Eye Balls / lebih banyak orang yang melihat penawaran yang diajukan dan juga menyadari keberadaan perusahaan
dan mengundang supect & Prospect yang pada akhirnya tentu saja membuat konsumen bergerak dari suspect menjadi tahapan konsumen tertinggi yaitu keluarga yang bernilai tinggi yang memiliki loyalitas pelanggan yang terbaik.


2.Increase Profits /Meningkatakan Keuntungan,
bila aktivitas iklan hanya menambah biaya dan tidak memberikan hasil maka sebaiknya segera perbaiki atau hentikan aktivitas iklan/ advertising yang ada.

3.Back End sales ,
Pembelian dengan jumlah yang lebih banyak & berulang juga untuk list building.


# Prinsip-prinsip aktivitas pemasaran yang harus diingat :

1. Mengoptimalkan setiap aktivitas yang dilakukan.

# Pastikan materi iklan bisa menimbulkan bahkan menghasilkan ikatan secara emosional,
hal ini sangat penting karena materi iklan, yang bisa menimbulkan bahkan menghasilkan ikatan secara emosional, maka akan meningkatkan Brand awarness yang tinggi bahkan dapat menimbulkan Brand recognition yang efektif, bagi target market-nya
( kaitkan , Materi iklan dengan sesuatu yang membuat kesan : Sexy, humor , Dramatis/ Drama (dramatic) atau juga sesuatu yang keren (cool / significant) )
berikut beberapa contoh tv ad yang bisa dijadikan referensi, silahkan click ini :- Great TV commercials -

# Pastikan anda memiliki / menggunakan tekhnik-tekhnik penulisan/ isi materi iklan / copy writing ( satu bentuk kesatuan yang dapat menjelaskan secara tepat produk/jasa yang ditawarkan) yang efektif, ada banyak tekhnik copy writing, salah satunya akan saya coba bahas pada bagian lainnya.isi dari copy writing diantaranya : Head line, Body Line, Footline, Kata-kata yang digunakan,kesatuan kalimat, Ukuran huruf / Font , Warna & gambar yang digunakan).


# pastikan bahwa kegiatan advertising/iklan melalui media-media yang kita pilih sudah tepat sasaran mencapai target market yang kita inginkan. sehingga meskipun kita memiliki penawaran, headline,body line, footline , dst yang langsung bisa menimbulkan impulse buying, namun semua itu tidak mencapai target market yang tepat, maka hasil yang dicapai tidak akan optimal / sia-sia saja. sehingga prinsip berikutnya sangat lah penting yaitu Pastikan selalu Test & ukur setiap tindakan yang dilakukan


2. Pastikan selalu Test & ukur setiap tindakan yang dilakukan,
selalu ukur/ perhitungkan berapa ROI dari aktivitas pemasaran yang dilakukan.
perhatikan media-media advertising mana saja yang memberikan hasil sesuai yang diinginkan, dan elemen-elemen apa saja yang mempengaruhi keberhasilan tersebut , misal : memasang iklan/advertising pada majalah, perhatikan apakah majalah tersebut sudah menjangkau target market yang diinginkan,lalu apakah penempatan iklan/advertising pada halaman yang dipilih sudah sesuai, apakah ada penempatan/spot yang lebih efektif dari yang sudah ada (halaman depan/halaman belakang, sebelah kanan/sebelah kiri)


3. Identifikasi & Perbaiki tiap-tiap aktivitas yang tidak memberikan hasil seperti yang diinginkan (under performed activity) sampai menghasilkan iklan yang efektif.
( perbaiki dan selalu perhatikan setiap detail dari materi iklan/advertising yang ada : Head line, Body Line, Footline, Kata-kata yang digunakan, Ukuran huruf / Font , Warna & gambar yang digunakan).

4. Ulangi dan duplikasi setiap aktivitas yang memberikan hasil seperti yang diinginkan.

5. Bila memungkinkan lakukan Barter dan juga membayar aktivitas iklan / advertising hanya berdasarkan hasil (only pay for results advertising activity).

# Media-media yang bisa digunakan untuk spot iklan atau advertising :

Televisi, Internet,
Radio, Koran (Nasional & Lokal) ,
Majalah , Yellow Pages,
spanduk, Billboard,
Poster, Brochure ,
Baliho,Sticker,
Hadiah/Gift , Business Card

media Advertising lainnya yang jarang disadari dan kurang dioptimalkan oleh kita sebagai pelaku bisnis/marketer :

- Company Name/ nama perusahaan ,(Tag Lines dan Slogans membuat 'memory hook'/ lebih membuat ingat bagi clients (suspect, prospect) yang potential, sehingga seharusnya dimanapun nama perusahaan terlihat begitu juga dengan tagline/slogan-nya)

- Business Card
- Net Working
- Websites
- Phone hold messages/ nada tunggu perusahaan
- Stationary
- envelope / amplop
- Invoices
- Business Plan/Marketing Plan


Selain itu silahkan lihat contoh-contoh ide marketing campaign yang out of the box, yang juga bisa dijadikan bahan pertimbangan ,
silahkan click ini : Out Of the Box Marketing Campaign Ideas

Tips iklan di televisi yang saya pahami,


# Lakukan Kegiatan Advertising/periklanan dengan media Tv,Bila memang Jalur Distribusi dari produk/jasa kita bisa diakses oleh target market yang jumlahnya banyak dan tersebar ( Bila membeli spot iklan pada TV skala Nasional ).

# pastikan penempatan waktu tayang (Jadwal, acara, jam,hari) kita sesuai. Hal ini penting agar target audience yang kita inginkan tepat sasaran, sehingga ketika materi iklan kita ditayangkan maka pada waktu tayang tersebut sebagian besar target market kita menyaksikan. harus diingat juga setiap target market (dalam tv disebut Target audience) mempunyai karakteristik yang berbeda. Misal bila kita ingin memasarkan Mobil yang termasuk kategori mobil mewah , maka harus selalu kita test dan ukur waktu penayangan, acara dan stasiun yang tepat.
misal apakah dengan membeli spot iklan pada acara yang menayangkan musik dangdut dengan rating dan jumlah penonton yang tinggi sudah tepat, bagaimana bila ditayangkan pada stasiun tv yang menayangkan berita atau acara-acara tv yang memang sesuai dengan target audience yang diinginkan, manakah yang lebih memberikan hasil yang lebih optimal.

# Pastikan Target Market/Target Audience kita mengetahui, bagaimana mereka dapat mendapatkan/membeli produk kita.
Sering kali pada beberapa iklan yang seharusnya mencantumkan nomor telp yang bisa dihubungi atau alamat tempat dimana bisa target market mereka mendapatkan produk/jasa yang ditawarkan atau bahkan informasi yang kurang memadai mengenai produk/jasa yang ditawarkan namun tidak tercantum/ disebutkan dalam materi iklan yang dibuat. Beberapa mungkin memberikan pembenaran karena tujuan iklan tersebut adalah meningkatkan awareness sehingga hal tersebut disengaja, sehingga informasi yang lengkap / tempat mendapatkan informasi lebih jelas/ tempat untuk melakukan pembelian dari produk/jasanya dalam materi iklan yang ada tidak dicantumkan secara lengkap. Bila memang tujuan kita adalah Awareness maka harus benar-benar dipastikan bahwa kita termasuk kategori / Deep pocket marketer atau memiliki anggaran untuk kegiatan advertising/periklanan yang besar, dan memang produk/jasa yang kita tawarkan dikenal secara umum atau oleh orang banyak. Yang terbaik, tentu saja segala sesuatunya harus selalu ditest dan diukur terlebih dahulu, mana yang bisa memberikan hasil terbaik dan tercepat dan berkelanjutan.

# Sediakan Call center bebas pulsa/ Nomor telepon yang bisa dihubungi secara gratis. sehingga target audience kita bisa mendapatkan informasi lebih lengkap.

# Jumlah Line telpon yang kita sediakan jumlahnya harus sesuai.
sehingga target market kita bisa dengan mudah menghubungi kita, hal ini penting karena dengan membeli spot iklan pada media TV maka efeknya bersifat multiplier/ besar/ terjadi reaksi seketika itu juga sehingga efeknya singkat sekali dan bisa langsung memberikan respon yang besar.
contoh kasus; ketika saya berbincang dengan teman saya yang bekerja di Adv Agency ketika mereka membuat dan memasarkan iklan untuk client mereka yang menyediakan jasa konsultasi Kesehatan Pria dengan menggunakan media telp / on line(telp) consultant, maka ketika ditayangkan (pada waktu tayang dimana sebagian besar target market nya menyaksikan) maka penjualan mereka langsung meningkat seketika itu juga.sehingga harus diperhatikan ketika kita sudah memutuskan untuk membeli spot iklan di TV maka kita juga harus menyediakan line telp yang juga sesuai.

satu case nyata yang saya temui lainnya ketika salah satu pemasar dimana ketika dalam materi iklannya ia menyediakan nomor untuk dihubungi untuk informasi lebih lengkap (dalam case ini no. sms) namun pemasar/ perusahaan tersebut tidak menyediakan server yang sesuai,sehingga seketika itu juga ketika banyak target audience yang menghubungi maka kemudian Hp-nya langsung rusak

# Buat isi penawaran/materi iklan yang efektif, dan juga berikan penawaran yang menarik bagi orang-orang /target market yang mengambil tindakan pada saat itu juga (misal potongan harga, hadiah langsung,harga khusus, dst)

# sebutkan Brand Perusahaan kita lebih dari sekali dan juga nomor telp sesering mungkin (tentunya tetap disesuaikan dengan materi iklan yang ada).
Sering kali kita menemukan iklan TV yang memberikan nomor telepon / Call center namun durasinya sangat singkat, sehingga banyak target market/target audience nya tidak sempat mencatat atau mengingat apalagi kemudian menghubungi Nomor telp yang ditayangkan dalam iklan tersebut. sehingga bisa kita nilai apakah hal tersebut merupakan iklan yang efektif? dan apakah kegiatan tersebut merupakan keputusan Investasi dalam Iklan yang tepat ?
tentunya kita semua tidak menginginkan kita membuang biaya iklan secara percuma.

# Dan seperti yang sudah disebutkan sebelumnya berulang kali,kita harus terus Mengoptimalkan setiap aktivitas kegiatan periklanan yang dilakukan.
oleh karenanya kita harus selalu tes dan ukur ; stasiun, Acara, penempatan, jam tayang, durasi dan waktu yang paling bisa memberikan hasil yang paling efektif, juga Isi dari materi iklan yang paling efektif dan memberikan hasil terbaik.